"Terbukti, E-PLC telah berhasil mencetak lebih dari 16.000 alumni yang berkualitas dalam penguasaan bahasa Inggris dalam kurun waktu 10 tahun," ujar Ridwan.
Metode pembelajaran yang diterapkan, yakni offline class dan online class dengan berbagai pilihan program dari pemula hingga mahir yang terdiri dari kelas pemula (rookie), grammar, speaking hingga TOEFL preparation. Pihaknya juga memberikan kesempatan untuk para anak muda, termasuk para pekerja untuk memilih program yang ingin ditingkatkan melalui proses placement test.
"Pilihan program tersebut memudahkan mereka untuk bisa memilih skill bahasa Inggris yang ingin diasah dan ditingkatkan. Salah satu program yang best seller dan digemari oleh para anak muda dan para pekerja adalah Rookie Class & Speaking Class," tuturnya.
Ridwan menuturkan, Kampung Inggris banyak diminati oleh kalangan anak muda hingga para pekerja karena mampu menyesuaikan materi dan cara mengajar sesuai dengan tipe pembelajaran yang disukai oleh anak muda.
E-PLC hanya merekrut tenaga pengajar dengan umur maksimal 35 tahun dengan rata-rata skor TOEFL di atas 550 untuk tetap menjaga vibes anak muda yang selalu up to date. Ditambah materi yang disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari, membuat para siswa tidak merasa bosan karena dapat langsung diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.