Masukkan Sampah Plastik ke Mulut Kuda Nil, Warga Bandung Terancam 3 Bulan Penjara

Antara
Kuda nil yang diberi sampah plastik (frame kiri). K, terduga pelaku yang memasukkan sampah plastik ke mulut kuda nil. (Foto: Istimewa)

"Tidak memungkinkan untuk penahanan. (Kasus hukum) kami tetap proses dan (pelaku K boleh) pulang. Silakan mau minta maaf tapi (kasus) tetap kami proses," kata mantan penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Sementara, K menyampaikan permintaan maaf sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor pada siang hingga petang. "Saya pelaku membuang sampah itu tidak sengaja, engga sengaja. Saya minta maaf sekali," ujar K.

Sebelumnya, Public Relations TSI Bogor Yulius H Suprihardo mengatakan,  kejadian yang videonya sempat viral di media sosial itu terjadi pada Minggu 7 Maret 2021.

Saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap satwa kuda nil bernama Ari, tak hanya ditemukan sampah botol plastik berwarna biru, juga didapati gumpalan tisu.

Yulius memastikan kuda nil Ari telah memuntahkan kembali sampah-sampah yang masuk ke mulutnya. Pasalnya, jika tertelan bisa menyebabkan kematian.

"Saat ini satwanya (kuda nil Ari) sih aman karena kuda nilnya memuntahkan kembali sampah tersebut. Padahal kalau sampai tertelan bisa menyebabkan kematian bagi satwa kami, kan botol plastik mineral itukan terurai ratusan tahun," kata Yulius.

Dia mengemukakan, tim medis Taman Safari juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap satwa asal Afrika tersebut dengan hasil yang tidak ditemukan luka ataupun kelainan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Infografis Pengunjung Taman Safari Buang Sampah ke Mulut Kuda Nil

57 tahun lalu

Pelempar Sampah Plastik ke Mulut Kuda Nil Minta Maaf, Taman Sari: Proses Hukum Berjalan

57 tahun lalu

Pengunjung Taman Safari yang Lempar Sampah Plastik ke Mulut Kuda Nil Akhirnya Minta Maaf

57 tahun lalu

Viral di Medsos, Baim Wong Ikut Kecam Pelemparan Sampah ke Mulut Kuda Nil

57 tahun lalu

Keterlaluan, Pengunjung Kebun Binatang Buang Sampah ke Mulut Kuda Nil Viral di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal