Dicky menyebutkan, dalam beberapa hari terakhir sejumlah daerah di Jabar telah diguyur hujan deras yang mengakibatkan bencana, seperti banjir bandang di Kabupaten Tasikmalaya yang mengakibatkan jembatan ambrol dan lima orang meninggal dunia.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung Tony Agus Wijaya mengatakan, sebagian besar wilayah Jabar akan mulai memasuki musim hujan pada November 2018. Namun, kata dia, beberapa wilayah di Jabar juga sudah lebih awal masuk musim hujan pada akhir Oktober seperti di kawasan Bandung Raya.
"Awal musim hujan di Jabar berbeda-beda, tapi sebagian besar dimulai pada November ini. Di sekitar Indramayu dan Cirebon itu (awal musim hujan) diperkirakan terjadi pada awal Desember. Jadi, memang variatif lah. Di Jabar ini kan kondisi pola hujannya beragam, berbeda-beda antara wilayah selatan dan wilayah utara," kata dia.
Tony juga mengimbau kepada masyarakat di kawasan Bandung Raya untuk tetap waspada terhadap tingginya intensitas hujan yang diperkirakan terjadi pada November ini. Musim hujan di Bandung Raya diperkirakan bakal terjadi hingga Mei 2019.
"Kemudian Maret tahun depan juga perlu diantisipasi untuk Kota Bandung, karena di situ curah hujannya juga tinggi. Sampai Mei, sepanjang musim hujan ini lebih merata curah hujannya. Jadi, musim hujan di Kota Bandung itu dari Oktober sampai Mei," ujar dia.