Masjid Pejlagrahan Cirebon, Tempat Salat dan Mengaji Istri Sunan Gunung Jati

Miftahudin
Salah satu bagian di dalam Masjid Pejlagrahan, Kota Cirebon, tampak masih terawat dengan baik, meski sudah berumur sangat tua. (Foto: iNewsTv/Miftahudin)

CIREBON, iNews.id - Selintas tidak ada yang istimewa dari masjid kecil yang berada di tengah perkampungan padat penduduk ini. Tapi tak disangka, ternyata masjid yang berada di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, memiliki nilai sejarah cukup tinggi.

Itulah Masjid Pejlagrahan, salah satu masjid tertua di Cirebon. Masjid yang dulu dikenal dengan sebutan Tajug Pejlagrahan ini masih kokoh berdiri dan menjadi saksi bisu akan perkembangan Islam di Cirebon sejak abad ke-15 Masehi. 

Berdasarkan catatan di masjid tersebut, Masjid Pejlagrahan dibangun oleh Pangeran Cakrabuana atau Pangeran Walangsungsang atau juga dikenal dengan nama Mbah Kuwu yang merupakan putra dari Raja Padjadjaran yang melegenda, yakni Prabu Siliwangi. Pangeran Cakrabuana sendiri merupakan pendiri dari Kesultanan Cirebon. Terdapat dua versi masa pembangunan masjid ini, yaitu versi Suaka Purbakala pada 1445 Masehi, sedangkan menurut Babad Cirebon dibangun pada 1452 Masehi.

Terlepas dari dua versi berbeda dalam masa pembangunannya, yang jelas masjid ini dibangun sebagai fasilitas ibadah sekaligus tempat pengajaran agama Islam bagi penduduk setempat. Selain itu, menurut hikayat yang berkembang, Masjid Pejlagrahan kerap dijadikan tempat salat saat Pangeran Cakrabuana pulang berlayar, karena letaknya dekat dengan laut.

Namun akibat perubahan garis pantai, Masjid Pejlagrahan saat ini tidak lagi berada di tepi laut, melainkan terletak di dalam gang di tengah-tengah permukiman penduduk tepatnya di Gang Pejlagrahan, Jalan Sastra Atmaja, Kampung Sitimulya, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masjid Ash Shamad Jadi Oase di Tengah Udara Kota Cirebon yang Panas

57 tahun lalu

Berenang di Sungai Cisanggarrung Cirebon, 2 Pelajar SMP Tenggelam Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Pelabuhan Kejawanan Cirebon Dampak Solar Langka, Ratusan Kapal Menumpuk

57 tahun lalu

Diterjang Angin Kencang, Pohon Besar Tumbang Timpa Truk di Pantura Cirebon

57 tahun lalu

Puluhan Pemudik Nyasar di Pantura Cirebon, Terbawa Iring-iringan Wisata Warga Lokal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal