"Ini semata-mata sebagai dakwah kami dan tempat ibadah untuk masyarakat. Mudah-mudahan menjadi sebuah tempat yang mulia. Kebetulan diambil dari nama akhir putra kami, Emmeril Kahn Mumtadz," ujar Gubernur Jabar.
Kang Emil menuturkan, meskipun berada dalam satu area, namun bangunan masjid terpisah dari makam Eril. Sehingga, masjid bisa digunakan oleh masyarakat tanpa mengganggu keberadaan makam.
"Sesuai syariatnya, makam tidak menempel dengan kawasan masjid. Insya Allah, mudah-mudahan Allah memudahkan pembangunan Masjid Al Mumtadz," tutur Kang Emil.
Diketahui, rencana pembangunan Masjid Al Mumtadz sempat disampaikan Kang Emil melalui akun Instagram pribadinya, @ridwankamil.
Dalam unggahannya, Kang Emil memperlihatkan sketsa dan desain bangunan masjid disertai dengan kalimat doa untuk Eril, sapaan akrab Emmeril yang meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss itu.