Mustasyar PBNU itu pun mengajak Relawan Kiai-Santri, kaum ibu-ibu muslimat dan warga Kabupaten Pangandaran untuk tidak terbawa arus penyebaran fitnah, kabar bohong (hoaks) dan ujaran kebencian yang ditebarkan para penghasut di negara Indonesia, terutama menjelang Pemilu 2019.
“Kita jangan jadi ahli maki-maki. Mereka ingin mengubah negara ini melalui kekerasan, mereka ingin mengubah sistem negara ini dengan cara paksa, maka wajib kita menjaga negara ini dari rongrongan mereka,” katanya.
Ma’ruf Amin yang berpasangan dengan petahana Calon Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga mengajak pendukungnya untuk senantiasa berdoa agar Indonesia maju dan tetap jaya.
Selain itu, Ma’ruf menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para kiai dan santri termasuk masyarakat Kabupaten Pangandaran yang telah memberikan dukungan dan bertekad menjaga NKRI.
“Saya berterima kasih, penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan kepada Pak Jokowi dan saya, dari para kiai, santri dan masyarakat Pangandaran. Hari ini diawali dengan istigasah untuk mendoakan bangsa ini agar tetap jaya dan NU telah bertekad NKRI Harga mati,” katanya.