Berdasarkan data BPS, ekspor Jawa Barat Januari sampai Mei 2022 tercatat 15,71 miliar Dolar AS atau meningkat 18,43 persen dibandingkan periode yang sama di 2021. Hal ini memberikan angin segar bagi perekonomian Jawa Barat.
Sebagai salah satu provinsi yang memiliki keunggulan komparatif dibandingkan provinsi lain, maka Jawa Barat bisa menangkap peluang pasar global melalui produk potensial ekspor, antara lain pertanian, perikanan, furniture home decor, makanan dan minuman, herbal produk, serta muslim fesyen.
Menurutnya, salah satu kendala UMKM melakukan ekspor adalah pada tataran eksekusinya. Banyak pengusaha yang sudah mendapatkan pesanan, akan tetapi tidak dapat memproses pesanan tersebut.
Karena itu, para pembina dan pelaku UMKM perlu mengetahui tahapan ekspor misalnya setelah mendapat pesanan perlu membuat perjanjian dan perlindungan hukumnya. Kemudian urusan kepabean, sertifikasi yang dipersyaratkan, dan lainnya.
Pemprov Jabar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bank bjb yang rutin menggelar Bincang Jumat Bisnis, saya berharap kegiatan ini dapat memberikan pencerahan dan pemahaman kepada pelaku UMKM agar terus maju dan berkembang.