Makam Kapitan Tionghoa Berusia 155 Tahun Ditemukan saat Bangun TPS3R di Sukabumi

Dharmawan Hadi
Makam bersejarah yang usianya 155 tahun ditemukan saat akan pengerjaan proyek Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R) di Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Sebuah makam bersejarah berusia 155 tahun nyaris terlupakan. Makam yang dibangun pada tahun 1906 itu adalah tempat persemayaman Sim Keng Koen, seorang birokrat Tionghoa-Indonesia pertama di Sukabumi pada era Hindia Belanda. 

Lokasi makam tersebut berada di Jalan Kapitan, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Di tempat itu pula disemayamkan istri Kapitan Sim Keng Koen, Fransisca Louisa Zecha pada tahun 1939.

Keberadaan makam bersejarah itu kembali terkuak setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi hendak membangun sebuah Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R) seluas 200 meter persegi, tepat di depan pusara yang kini kondisinya sudah rusak. Para pegiat sejarah yang tergabung dalam Yayasan Dapuran Kipahare kemudian bergerak agar situs bersejarah itu tak dibongkar akibat dampak pembangunan TPS3R.

Ketua Komunitas Yayasan Dapuran Kipahare, Irman Firmansyah mengatakan, Kapitan Sim Keng Koen adalah seorang pesohor di zamannya, dikenal sebagai pimpinan etnis Tionghoa-Indonesia. Keberadaan Kapitan Sim Keng Koen membawa pengaruh terhadap pembangunan Sukabumi yang pada saat itu berada di bawah pimpinan Hindia Belanda.

"Kita sempat khawatir makam bersejarah ini dibongkar. Kemudian kita juga khawatir nantina tidak ada akses masuk ke lokasi. Kebetulan kita juga sedang ada inventarisasi benda-benda dan peninggalan cagar budaya. Ini menjadi salah satu referensi untuk dijadikan objek cagar budaya nantinya. Apalagi Kota Sukabumi kan punya Perda tentang Cagar Budaya," kata Irman kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Air Waduk Jatigede Surut, Makam Karuhun Sumedang Kembali Bermunculan

57 tahun lalu

Pilu! Diusir dari Rumah, Pria Lansia Penderita Katarak di Kuningan Tinggal di Permakaman

57 tahun lalu

Bentrokan Usai Nobar Laga Persib Vs Persija di Sukabumi, 3 Orang Terluka

57 tahun lalu

Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung

57 tahun lalu

Akan Kabur ke Sumatera, 3 Pelaku Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap di Banten

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal