“Pihak kami juga hari ini sudah melibatkan 12 anjing K-9 dari kepolisian serta Kantor SAR Semarang,” katanya.
Dalam pelaksanaan pencarian, tim SAR membagi area operasi ke dalam dua sektor utama, yakni sektor A di sisi timur dan sektor B di sisi barat. Area pencarian kemudian dipersempit ke beberapa sektor khusus yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 25 kantong jenazah korban longsor telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Dari 25 kantong jenazah, informasi pagi ini, 17 sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing, dan lainnya masih proses identifikasi,” katanya.
Korban yang telah teridentifikasi di antaranya Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), AI Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), serta Ayu Yuniarti (31).
Sementara satu korban lainnya, M Kori (30) berhasil dikenali melalui proses identifikasi potongan tubuh berupa tangan. Tim DVI Polri masih melanjutkan proses identifikasi terhadap jenazah lainnya.
Hingga kini, operasi pencarian dan evakuasi korban longsor Cisarua masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan berupaya maksimal menemukan seluruh korban di tengah medan berat dan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.