Lembang KBB Jadi Incaran Pengusaha untuk Wisata Baru, Lingkungan Terancam

Adi Haryanto
Banyak bermunculannya objek wisata baru di kawasan Cikole Lembang dikhawatirkan berdampak buruk kepada lingkungan di sekitarnya terutama saat hujan deras turun. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)


Hanya saja pihaknya mengaku, pernah menerima keluhan dari pelaku usaha di sekitar Cikole. Semenjak kawasan hutan pinus di sekitar Gunung Tangkubanparahu, tepatnya di kanan kiri jalan dijadikan tempat wisata, kerap memunculkan banjir saat hujan deras turun.

"Air yang turun di daerah atas mengalir deras ke bawah bercampur tanah kalau hujan deras. Berbeda saat kawasan hutan pinus itu belum dijadikan tempat wisata," ucapnya. 

Disinggung soal PAD dari sektor pariwisata, Heri menyebutkan, pendapatan dari sektor pariwisata seperti pajak hotel dan restoran, serta retribusi wisata menjadi salah satu yang terbesar di KBB. 

"Kontribusinya sekitar 30 persen dari total PAD KBB atau sekitar Rp100 miliar lebih per tahun," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Event Seni Budaya Bakal Rutin Digelar di Situ Ciburuy untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

57 tahun lalu

Rekomendasi Wisata Alam di Lereng Bukit Barisan Tapanuli Selatan, Serasa di Eropa

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Akan Bangun Museum Waduk Jatigede, Bakal Ada Kujang Ratusan Tahun

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Borong Semua Burung Kuntul dari Pedagang, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Harimau di Pasaman Adang Eksavator, Dedi Mulyadi: Bukti Lingkungan Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal