“Saat ini pos koordinasi sudah ada enam titik di enam kecamatan, di antaranya di Kecamatan Cugenang, Warungkondang, Gekbrong, Cilaku, Pacet, dan Kecamatan Cipanas. Insya allah ke depan kita akan tambah lagi Posko dan penganangan daripada pengungsi,” tutur dia.
Di Posko tersebut, lanjutnya, dibangun juga dapur umum, pelayanan kesehatan, dan healing center.
“Kita pun mengadakan dapur umum, layanan kesehatan, dan trauma healing. Karena dari (aksi) NU Peduli sendiri terbagi atas beberapa klaster, di antaranya klaster kesehatan yang bekerja sama dengan LK (Lembaga Kesehatan) NU, dengan kegiatan yang menyasar titik-titik yang belum tersentuh oleh tim medis. Lalu, ada juga aksi trauma healing atau healing center dengan tujuan kegiatan agar masyarakat dapat melanjutkan hidup tanpa adanya bayangan kejadian traumatis,” tutur Wakil Ketua PCNU Cianjur itu.
Sekadar diketahui, kegiatan NU Peduli Bencana Cianjur mulai hari pertama langsung mendirikan Posko di setiap titik dan membentuk Satgas bersama LPBI NU, LAZISNU, LKNU serta lembaga dan Banom NU lain. Aktivitas di Posko NU Peduli sampai hari ini masih terus mendistribusikan bantuan dengan teknis pengambilan bantuan oleh RT dan RW setempat dan ada pula yang didistribusikan langsung oleh Tim NU Peduli ke lokasi masyarakat terdampak gempa.
“Alhamdulillah, bantuan yang kita salurkan tepat sasaran karena untuk teknis pendistribusiannya itu kami atur secara tertib dan teliti,” ucap Jamiludin.