"Pendaftaran seleksinya dilakukan dari 31 Mei sampai 21 Juni 2021. Untuk PPPK guru seleksinya dilakukan oleh Kemendikbud, sementara untuk CPNS dan PPPK non guru seleksi administrasinya melalui SSCASN dengan verifikator instansi daerah," ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) KBB Asep Dendih menyebutkan, meskipun ada rekrutmen guru dari jalur CPNS dan PPPK masih belum bisa menutupi kekurangan guru di KBB. Ini dikarenakan setiap tahunnya ada ratusan lebih guru yang memasuki masa pensiun. Oleh karena itu keberadaan tenaga honorer di sekolah masih akan terus diberdayakan.
"Kebutuhan kekurangan guru masih belum tercover karena jumlah yang pensiun dan yang masuk tidak sebanding. Makanya jumlah tenaga honorer saat ini yang berjumlah sekitar 6.000 pegawai masih akan diberdaayakan," kata Asep.