KSAD Jenderal Dudung Sampaikan Bela Sungkawa ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Fitri Rachmawati
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (FOTO: FITRI RACHMAWATI)

Terkait prajurit TNI yang diduga bertindak represif terhadap suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, KSAD menuturkan, kasus itu masih dalam proses investigasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

“Memang ada anggota TNI yang melakukan kekerasan, tentunya mungkin itu ada sebabnya juga, dan itu sekarang sedang menjalani proses (penyelidikan). Kita tunggu saja (hasil investigasi) tim gabungan independen pencari fakta,” tutur KSAD. 

“Kami dan sama halnya kepolisian, saat ini juga sedang menunggu dan menyerahkan kasus aparat, anggota TNI yang bertindak represif terhadap supporter, kepada TGIPF. Kita tunggu saja (hasil investigasinya),” ucap Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

KSAD mengatakan, walaupun ada yang bertindak represif terhadap suporter, tidak bisa dipungkiri banyak pula prajurit TNI yang menolong di lapangan, membantu mengevakuasi ke ambulans dan rumah sakit. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI yang sudah membantu masyarakat, suporter saat kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” ucap KSAD.

Diketahui video yang memperlihatkan anggota TNI bertindak represif, seperti menendang dan memukul para suporter saat kericuhan seusai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, viral di media sosial (medsos). 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TPU Sirnaraga Bandung Longsor, Warga Sisir Sungai Cari Tulang Manusia

57 tahun lalu

HUT ke-77 TNI, KSAD Jenderal Dudung Instruksikan Prajurit Ikut Atasi Krisis Pangan 

57 tahun lalu

Jasad Lansia Pakai Kemeja Batik Ditemukan di Sungai Cikapundung Bandung

57 tahun lalu

KSAD: soal Dugaan Kekerasan oleh Prajurit TNI di Kanjuruhan, Tunggu TGPF

57 tahun lalu

Liga Santri PSSI Piala KSAD 2022 Segera Digelar di Stadion Siliwangi Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal