Korban sempat hilang terbawa arus sebelum akhirnya tubuhnya terdorong kembali ke bibir pantai. Warga bersama keluarga korban langsung melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.
Anak korban, Astika Dewi, mengaku tidak menyangka ibunya menjadi korban ombak saat sedang berfoto di kawasan karang pantai.
"Waktu itu karena ada adik saya untuk memotret ibu, kemudian saya di tenda untuk menyiapkan sarapan suami. Terus ada ramai-ramai terdengar suara orang-orang ada yang terseret arus," ujarnya.
Dia mengaku syok setelah mengetahui korban yang terseret ombak ternyata ibunya sendiri.
"Saya kaget ternyata itu Ibu saya. Meski begitu, saya menerima takdir Allah atau ikhlas," katanya.
Korban yang saat ditemukan masih dalam kondisi sadar sempat dibawa menuju Puskesmas Cimerak untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong saat dalam perjalanan.
Pihak kepolisian juga mengimbau pengunjung mematuhi rambu peringatan dan tetap waspada saat beraktivitas di kawasan pantai demi menghindari kejadian serupa.