Selepas itu pada pukul 11.00 WINB, masa melanjutkan dengan aksi longmarch dengan rute awal Kantor DPRD Cianjur di Jalan KH Abdullah bin Nuh-Jalan Pangeran Hidayatullah – Jalan Siliwangi dan mengarah ke Kantor Pemkab Cianjur.
Satu jam berselang atau tepatnya pukul 12.00 WIB, pengunjuk rasa tiba di Kantor Pemkab Cianjur dan kembali berorasi. Mereka kembali menyampaikan tujuh tuntutan, di antaranya soal isu reformasi birokrasi, pendidikan dan hal lainnya.
“Kami ingin menyampaikan tujuh isu rakyat yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Pertama isu birokrasi reformasi, kemudian pendidikan, hak-hak guru di Cianjur. Kami mahasiswa di Cianjur malu dengan pemkab yang tidak prorakyat,” ujar seorang Kordinator Aksi Abdul Basit.
Seusai berorasi, massa coba memblokir Jalan Siliwangi, tepatnya di depan pintu masuk Pemkab Cianjur yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas pada pukul 12.30 WIB.
Aksi ini berlanjut dan pada pukul 13.00 WIB, massa mulai membakar ban. Hal ini coba dilerai polisi yang bertugas pengamanan. Akibatnya benturan antara massa pengunjung rasa dan aparat pun tak terhindarkan yang menimbulkan kekacauan.