Kronologi Perselisihan Ojol dan Ojek Pangkalan di Pasir Impun Bandung

Agus Warsudi
Kapolsek Antapani Kompol Asep Muslihat memediasi ojol dan ojek pangkalan yang berselisih di Pasir Impun, Antapani, Kota Bandung. (FOTO: Polsek Antapani)

Ditanya alasan ratusan pengemudi ojol menggeruduk Pasir Impun, Ian Restu menyatakan, hal itu terjadi secara spontanitas. Tidak ada yang mengomdoi aksi tersebut.

"Betul (ojol datang ke Pasir Impun). Itu karena memang ini spontanitas, tidak ada yang mengomandoi. Karena ini (pemasalahan) masuk ke media sosial, ke forum-forum. Makanya ini rasa solidaritas, spontanitas. Dalam momen momen seperti ini, ojol biasanya sigap atas dasar dorongan dirinya sendiri," ujar dia. 

Disinggung soal Pasir Impun zona merah bagi pengemudi ojol, Ian Restu menuturkan, tidak ada istilah dan aturan itu. Yang ada hanya zona santun saat melintas di satu kawasan.

"Tidak ada zona merah. Kami sudah berstatemen dari beberapa tahun lalu bahwa teman-teman, kalau paham, itu tidak ada zona merah di manapun juga. Yang ada itu, zona santun, saling harga menghargai dan saling menghormati. Itu saja," tutur Ian Restu.

Ketua Himpun Driver Bandung Raya mengatakan, saat ini, akan dilakukan media secara tertulis. "Untuk mediasi, saat ini kami segera (dibuat) tertulis. Kami mediasi untuk menjaga kondusivitas supaya apa yang menjadi harapan teman-teman-teman ojol dan pangkalan bisa sama-sama membuat satu kesepakatan," ucapnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Nataru, Penumpang Pesawat dari Bandung Naik 6 Persen, Dominan ke Kualanamu

57 tahun lalu

Pengemudi Ojol dan Ojek Pangkalan Berselisih di Pasir Impun Bandung

57 tahun lalu

Wahana Keranjang Sultan, Cara Unik Menikmati Alam Bandung Selatan

57 tahun lalu

Pemkot Bandung Anggarkan Rp15 Miliar Perbaiki Kantor Bappelitbang yang Terbakar

57 tahun lalu

Liburan Usai, Ribuan Kendaraan Wisatawan Tinggalkan Kota Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal