BANDUNG, iNews.id - Kelompok pengemudi ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) berselisih di kawasan Pasir Impun, Jalan AH Nasution, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Rabu (3/1/2022). Kronologi kejadian itu berawal dari kesalahpahaman antara pengemudi ojol dan opang di Pasir Impun.
"Ini ada missed. Sebetulnya permasalahannya, ojek pangkalan tidak mempermasalahkan (ojol melintas atau masuk Pasir Impun)," kata Ketua Umum Himpunan Driver Bandung Raya Ian Restu di Mapolsek Antapani.
Pemasalahan muncul, ujar Ian Restu, pengemudi online masuk kawasan Pasir Impun dan tidak konfirmasi dengan pengemudi ojek pangkalan. "(pengemudi ojol) tidak say hello lah atau tidak punten istilahnya. Etika budaya Sunda-nya tidak dipakai," ujar Ian Restu.
Sikap pengemudi ojol seperti itu, tutur Ian Restu, bisa terjadi karena takut dan terburu-buru. "Karena gempeur (takut), gak tau, mungkin rurusuhan (terburu-buru) atau lain sebagainya, sehingga tidak konfirmasi (ke ojek pangkalan), tidak hello dulu ke para ojek pangkalan (opang) ini," tutur dia.
Karena salah paham, kata Ian Restu, pengemudi ojol dihentikan oleh ojek pangkalan saat hendak turun seusai mengantar penumpang atau drop off. "Disetop lah (pengemudi ojol oleh ojek pangkalan) dan terjadi semacam intimidasi," ucap Ian Restu.