TASIKMALAYA, iNews.id – Kematian siswi SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Mereka tidak menyangka DS, remaja berusia 13 tahun itu ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di depan sekolahnya.
Menurut keluarga, sebelum ditemukan tewas dalam gorong-gorong di depan sekolahnya, DS sudah hilang dan tidak pulang hampir sepekan, tepatnya sejak Kamis (23/1/2020) sore. Keluarga pun bertanya-tanya karena DS belum juga sampai di rumah seperti biasanya meskipun jam sekolah sudah berakhir.
“Dia tidak pulang sejak Kamis (23/1/2020) sore atau usai pulang sekolah,” kata salah satu anggota keluarga korban, Ade Munir (56).
Karena khawatir pada kondisi DS, keluarga sempat mendatangi sekolah untuk menanyakan keberadaan DS. Mereka bahkan meminta pihak sekolah menunjukkan rekaman CCTV yang ada di sekolah untuk melihat kondisi DS terakhir di sana.
Namun, pihak sekolah menolak permintaan keluarga dengan alasan harus terlebih dahulu mendapat rekomendasi dari polisi. Keluarga akhirnya melaporkan anak hilang ke Mapolsek Mangkubumi, pada Jumat (24/1/2020), karena DS belum juga pulang ke rumah.