Kronologi Kurir Paket Siram Air Keras Lukai 10 Pekerja Gudang, Berawal dari Dilaporkan

iNews TV
Polisi olah TKP penyiraman air keras di Tasikmalaya yang melukai 10 pekerja di gudang konveksi. (Foto: iNews/ASEP JUHARIYONO)

TASIKMALAYA, iNews.id - Aksi brutal dilakukan kurir paket yang diduga menyiramkan air keras hingga melukai 10 pekerja gudang konveksi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Pelaku diduga sakit hati terhadap pemilik gudang hingga melancarkan serangan tersebut pada Senin (4/5/2026) malam.

Pamapta 1 Polres Tasikmalaya Kota IPDA Joni Jonansa mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, kronologi kejadian bermula saat pelaku yang merupakan pegawai jasa ekspedisi tidak mengambil pesanan pada Minggu (3/5/2026) sore. Hal ini diduga dilaporkan pemilik gudang ke atasan pelaku.

"Keterangan saksi, pelaku biasa ambil pesanan pagi dan sore, namun yang sore gak diambil," katanya, Selasa (5/5/2026).

Atas laporan tersebut, pelaku diduga mendapat teguran dari atasannya. Dia kecewa dan dendam lalu mencari pemilik gudang pada Senin malam (4/5/2026).

Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Pemilik gudang tidak bersedia menemui pelaku, yang kemudian memicu emosi hingga berujung aksi kekerasan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Siram Air Keras ke 10 Pekerja Gudang di Tasikmalaya Ternyata Kurir Paket

57 tahun lalu

Mencekam! Pria Mengamuk Siram Air Keras ke Karyawan Gudang di Tasikmalaya, 10 Orang Terluka

57 tahun lalu

Penyiram Air Keras ke Pesepeda di Cengkareng Ditangkap, Polisi Ungkap Motifnya

57 tahun lalu

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Tak Ajukan Eksepsi, Sidang Lanjut ke Pembuktian

57 tahun lalu

Pria yang Disiram Air Keras di Bekasi Meninggal Dunia, Sempat Jalani Operasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal