Kendati begitu, pihaknya menjamin jika daging hewan ternak yang terkena PMK tetap aman dikonsumsi oleh manusia. Sebab penyakit ini bukan zoonosis dan sebaran penularannya dari hewan ke hewan. Manusia hanya bisa jadi perantara penularan namun tidak akan terpapar.
"Untuk susu sapi dan dagingnya tetap aman dikonsumsi. Kami juga menerima pengajuan pemotongan hewan dari kecamatan lain bukan hanya Lembang saja," ujarnya.
Diakuinya imbas dari PMK memang sangat dirasakan oleh peternak sapi di Lembang yang jumlahnya mencapai 4.250 orang. Dengan total populasi sebanyak 20.000 ekor sapi, yang sudah terpapar ada sekitar 7.000 ekor dimana 5.000 menuju kesembuhan, 250 terpaksa dipotong dan 165 mati.
"Ini (wabah PMK) jelas merugikan secara ekonomi, pasokan susu saja dari kondisi normal sekitar 120 ton per hari sekarang hanya 80 ton," tutur Ketua KPSBU Lembang.
Diketahui Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengintruksikan ASN di lingkungan Pemda KBB untuk membeli daging minimal 2 kilogram dari peternak. Hal ini sebagai upaya membantu para peternak sapi yang merugi akibat terdampak wabah PMK.