Para mantan napi korupsi tersebut, kata Firli, diharapkan dapat memberi pendidikan kepada masyarakat tentang bahaya korupsi. "Pada prinsipnya pemberantasan korupsi harus melibatkan segenap elemen masyarakat. Paling penting lagi para pelaku korupsi yang sudah menjalani hukuman," kata Firli.
Program penyuluhan antikorupsi yang digelar KPK ini, ujar Firli, akan dilaksanakan di lapas-lapas lain di Indonesia. "Kami ingin endingnya seluruh masyarakat memiliki pemahaman apa itu korupsi dan bahayanya," ujar Firli.
Di bagian lain Firli mengimbau masyarakat untuk dapat kembali menerima napi kasus korupsi setelah selesai menjalani hukuman. "Jangan sampai, ada labeling disematkan sebab bakal membuat mereka kesulitan untuk beradaptasi dan bersosialisasi kembali di lingkungannya," tutur Firli.