Korban Tewas Dalam Bentrok 2 Ormas di Cianjur akibat Sejumlah Luka Bacok di Kepala

Dharmawan Hadi
Dokter Forensi RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathia. (Foto: DHARMAWAN HADI)

Semetara itu, keluarga yang hadir saat proses autopsi tersebut sepakat mengatakan ingin hukum ditegakkan seadil-adilnya agar kejadian ini tidak terulang lagi. "Jika tidak adil, kejadian ini akan terus berulang lagi," kata Hermansyah, kerabat korban kepada wartawan. 

"Keluarga saya menjadi korban, dan meninggal dunia. Ini harus dihukum seberat-beratnya. Kita percayakan ini kepada hukum, karena negara kita negara hukum, namun harus seadil-adilnya," ujar H Hermansyah kembali menegaskan. 

Sementara itu, M Toriq Sofiani yang juga merupakan kerabat korban mengatakan, polisi harus membeberkan kronologi kejadian dari awal sampai akhir, jangan sampai sepotong-sepotong. 

Toriq sangat menyayangkan soal pemberitaan yang tidak menjelaskan kejadian yang sebenarnya hingga korban meninggal dunia akibat bentrokan kedua ormas tersebut. 

"Jadi, setelah ditabrak, sepupu saya ini langsung dibacok-bacok bagian kepalanya, itu yang menjadi permasalahan. Sepengetahuan saya itu yang nabraknya menggunakan mobil Nissan Terano hitam. Jadi ditabrak dulu, setelah itu dibacok-bacok badannya," kata Toriq.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pascabentrok 2 Ormas di Gekbrong, Polres Cianjur Tetapkan 5 Tersangka

57 tahun lalu

Pascabentrokan Ormas, Posko BPPKB Cianjur Dijaga Polisi Bersenjata Lengkap

57 tahun lalu

Cegah Bentrok Ormas Susulan, Pasukan Dalmas Disiagakan di Perbatasan Sukabumi

57 tahun lalu

Pascabentrok Dua Ormas, Polres Cianjur Sita Puluhan Senjata Tajam

57 tahun lalu

Bentrokan 2 Ormas di Sukabumi Memanas, Pos BPPKB Dirusak Massa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal