“Kegiatan hari ini bersih-bersih. Ada yang mengecat tembok, membersihkan gorong-gorong dan menyapu halaman luar DPRD Provinsi Jabar,” katanya.
Nurman menambahkan, sebanyak 500 driver ojol hadir dari berbagai komunitas. Mereka ingin mengembalikan kondisi Bandung menjadi aman dan nyaman.
“Kami berkumpul di sini untuk menebar kebaikan, mengembalikan lagi Bandung lebih kondusif,” ujar Nurman.
Menurut Nurman, gelombang aksi unjuk rasa disertai perusakan beberapa waktu lalu juga berdampak langsung pada penghasilan driver ojol.
“Kejadian kemarin (gelombang unjuk rasa dan perusakan) mengganggu pendapatan kami,” ucapnya.