"Pelaksanaan dua kegiatan tersebut membutuhkan kemauan dan partisipasi aktif dari semua unit di lingkungan ITB, baik Fakultas/Sekolah maupun Unit Kegiatan Pendukung," ujar Naomi.
ITB, tutur Naomi, paham dengan segala keragaman dan keunikan Fakultas atau Sekolah di ITB dan dinamika pelaksanaan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi, yakni, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta integrasi sistem yang mengakomodasi keragaman tersebut menjadi mutlak.
Pada masa transisi, tutur dia, situasi pandemi menjadikan proses transformasi ini semakin dinamis dan kompleks terlebih dengan aturan pembatasan kegiatan, sehingga komunikasi menjadi hal yang menantang.
Komunikasi internal untuk menyosialisasikan arah perjalanan ke depan telah dilakukan melalui berbagai kanal, platform, dan rapat pimpinan seluruh Dekan Fakultas dan program studi, serta, pimpinan unit kerja lain dilaksanakan berulang kali agar esensi dan guiding principles pembenahan dalam era transformasi ini dapat dipahami secara utuh.
"Sangat dimaklumi jika sebagian kelompok masih memerlukan waktu untuk bisa memahami. ITB senantiasa dan akan selalu bertanggung jawab untuk menjaga kualitas pelayanan Tridarma kepada semua pemangku kepentingan, terutama seluruh mahasiswa," tuturnya.