Kisah Surat Nikah dan Cerai Soekarno-Inggit Sempat Hendak Dijual ke Kolektor

Agus Warsudi
Surat nikah Inggit Garnasih dan Soekarno pada 1923. (Foto: Dokumentasi)

Mantan Gubernur Jabar almarhum Nuriana, menjabat selama dua periode, 29 Mei 1993-13 Juni 1998 dan 13 Juni 1998-13 Juni 2003, pernah meminta surat nikah dan cerai Inggit-Soekarno.

Ahli waris mengaku bersedia memberikan dokumen tersebut asal ada kompensasi yang akan digunakan untuk merealisasikan wasiat Inggit membangun klinik bersalin dan sekolah.

Permintaan konpensasi atas surat nikah-cerai Inggit-Soekarno, sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar ketika itu. Namun tiba-tiba dibatalkan dengan berbagai alasan.

Pembatalan itu dinilai menjadi bukti pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat tidak peduli dengan dokumen tersebut.

Selain mantan Gubernur Jabar Nuriana, pernah ada museum yang berjanji bakal membeli dokumen tersebut tapi tak pernah terealsasi. Bahkan utusan dari Belanda juga datang ke Bandung berniat membeli surat nikah-cerai Inggit-Soekarno dengan harga Rp100 miliar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surat Nikah-Cerai Bung Karno dengan Inggit Garnasih Kini Jadi Milik Negara

57 tahun lalu

Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Bicara soal Harta Gono-Gini hingga Hak Asuh Anak

57 tahun lalu

Pesan Menyentuh Ridwan Kamil usai Cerai dengan Atalia Praratya

57 tahun lalu

Tok! Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai

57 tahun lalu

Mengejutkan! Ini Kata Kuasa Hukum Atalia Praratya soal Inisial AK, LM dan SM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal