Kisah Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran Termashyur yang Dihormati Masyarakat Sunda

Avirista Midaada
Lukisan imajiner tentang sosok Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. (Foto: Istimewa)

Pengkultusan Prabu Siliwangi ini terekam dalam carita pantun Langga Larang, Babakcatra, Siliwangi dan Haturwangi. Keempat cerita pantun ini disebut dalam naskah Siksa Kandang Karesian yang memiliki bahasa dan aksara Sunda kuno.

Tercatat naskah ini muncul pada tahun 1518 masehi yang menyatakan Kerajaan Pajajaran masih berdiri di bawah naungan Sri Baduga Maharaja. Di tahun 1518 masehi, Sri Baduga Maharaja sudah menjadi tokoh cerita pantun.

Prabu Siliwangi menjadi simbolis sejarah yang tidak termaktub dalam teks dan rangakaian cerita rakyat yang turun temurun saja. Namun namanya kerap digunakan sebagai legitimasi politik para bupati dan bangsawan Sunda.

Pada naskah yang ditemukan Sutaarga pada abad ke-19 masehi, nama Prabu Siliwangi dimuat sebagai fasilitas kebutuhan para bupati yang berkuasa di berbagai kabupaten di Jawa Barat, khususnya Priangan. Melalui babad-babad kekeluargaan, mereka ingin menggabungkan trahnya hingga menuju ke Prabu Siliwangi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Prabu Surawisesa, Putra Prabu Siliwangi yang Gagal Pertahankan Kejayaan Pajajaran

57 tahun lalu

Misteri Prabu Siliwangi, Raja Legendaris Kerajaan Sunda

57 tahun lalu

Asal Usul Raden Wijaya, Pendiri Majapahit Berdarah Campuran Sunda dan Jawa

57 tahun lalu

Cerita di Balik Asal Usul Nama Pakuan Pajajaran, Ibu Kota Kerajaan Pajajaran

57 tahun lalu

5 Contoh Biantara Sunda Pendek yang Bisa Jadi Referensi Berpidato 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal