“Ini sekarang saya ketemu dengan Srikandi dari Kota Bandung. Tetapi, Tia harus mulai belajar beresin rumah, peka terhadap lingkungan,” katanya.
Selain penyayang dan bertanggung jawab, Tia juga dipuji Kang Dedi karena pandai menabung. Setiap hari hasil menjual barang bekas uang disimpan di celengan dan rencananya baru akan dibuka menjelang lebaran nanti.
Tia yang semula merasa malu untuk mencari barang bekas, kini percaya diri. Bahkan dia bercita-cita setelah lulus SMP ingin melanjutkan SMA, kuliah, dan kerja mandiri.
“Tia ingin bantu ayah. Ayah kan jadi tukang parkir juga. Uang dikumpulin ke celengan. Kalau uang baru dipisah sama Tia. Nanti sudah SMP mau SMA terus kuliah, terus kerja. Awalnya cari barang bekas malu tapi sekarang tidak,” ucap Tia.
“Tidak usah malu karena mencari barang bekas itu bagian dari menjaga lingkungan, lingkungan jadi bersih, jadi nilai ekonomi, kalau tidak ada yang mungutin kotor kan Kota Bandung-nya,” ucap Kang Dedi