Kisah Para Raja Sunda usai Peristiwa Berdarah Perang Bubat 

Avirista Midaada
Perang bubat Majapahit dan Sunda (foto: ayobuatsejarahblogspot)

Berdasarkan posisinya dari Pakuan Pajajaran, dapat dipastikan bahwa Rancamaya yang dimaksud dalam Carita Parahiyangan tentu adalah Desa Rancamaya jauhnya kurang lebih 7 kilometer tenggara Kota Bogor. 

Sri Baduga Maharaja adalah cucu Wastu Kencana, sedangkan Maharaja yang gugur di Bubat ternyata ayah Wastu Kencana. Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa masa hidup Sri Baduga Maharaja setelah terjadinya Perang Bubat. 

Ketika Perang Bubat terjadi, konon Sri Baduga Maharaja belum ada di dunia, maka mustahil jika dia turut ikut di Perang Bubat, bahkan meninggal dalam perang. 

Sejak Wastu Kencana memerintah hingga Raja Pajajaran terakhir, masa pemerintahan ke delapan raja jumlahnya 206 tahun. Selisih waktu antara Perang Bubat dan runtuhnya Pajajaran akibat serangan Banten yakni 222 tahun.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Gua Anggas Wesi yang Ditempati Darmaji Puluhan Tahun, Diyakini Miliki Sisi Gaib

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

57 tahun lalu

Tragedi Perang Bubat, Pernikahan Kerajaan Sunda-Majapahit Berubah Jadi Pertumpahan Darah

57 tahun lalu

Kisah Prabu Surawisesa, Putra Prabu Siliwangi yang Gagal Pertahankan Kejayaan Pajajaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal