Kisah Honorer Damkar KBB, 13 Tahun Mengabdi, Hadapi Risiko Tinggi

Adi Haryanto
Petugas Damkar KBB melayani pengaduan masyarakat. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Alfry memiliki pandangan, bekerja sebagai petugas damkar mungkin tidak akan membuat kaya, tapi paling tidak mampu membuat masyarakat senang.

Hal itu yang membuat Alfry tetap semangat menjalani profesi yang memiliki risiko cukup tinggi ini. Selain mengabdi dengan setulus hati, Alfry juga terus berdoa, berharap nasibnya bisa lebih baik dan sejahtera. 

"Profesi Damkar tidak kenal waktu, mau pagi, siang, ataupun malam tetap harus siap melaksanakan penanganan kebakaran dan pengaduan lain," ujarnya.

Saat bertugas, tutur Alfry, tim harus berhadapan dengan berbagai risiko. Seperti sengatan tawon dan dipatuk ular berbisa. 

"Risiko paling fatal sengatan lebah dan jatuh dari ketinggian (yang bisa mengakibatkan petugas masuk rumah sakit. Bahkan meninggal dunia)," tutur Alfry.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kurang dari 24 Jam, Begal Sadis yang Sayat Leher Korban di KBB Ditangkap

57 tahun lalu

PPDB 2023, Disdik KBB Waspadai Praktik Pungli dan Jual Beli Kursi 

57 tahun lalu

Aksi Begal Semakin Sadis di KBB, Pelaku Sayat Leher Korban lalu Rampas Motor

57 tahun lalu

Arab Saudi Panas 50 Derajat, Bupati Hengki Imbau Calhaj KBB Jaga Kesehatan

57 tahun lalu

Ratusan Botol Miras Disita Polisi di Cimahi dan KBB, Pedagang Diultimatum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal