Kisah Hilangnya Kekayaan Pajajaran usai Perjanjian dengan Kesultanan Cirebon

Avirista Midaada
Lukisan imajiner tentang sosok Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. (Foto: Istimewa)

Tahun 1530 Masehi, Sumedang pun mulai masuk dalam pengaruh Cirebon. Pengaruh ini ditandai dengan adanya penobatan Pangeran Santri menjadi Bupati Sumedang, pada tahun 21 Oktober 1530. Secara garis keturunan, kakak ipar Syarif Hidayatullah, buyut Pangeran Santri adalah Syekh Datuk Kahfi, pendiri pesantren pertama di Tanah Cirebon.

Selanjutnya kawasan Citarum yang sebelumnya menjadi wilayah kekuasaan Pajajaran pun mulai bisa diambil alih oleh Kesultanan Cirebon. Alhasil Cirebon mulai mendapatkan kedudukan mapan.

Selain itu karena gerakan perlawanan ke Pakuan selalu mendapatkan perlawanan dari pasukan Surawisesa, akhirnya kedua belah pihak sepakat mengambil jalan terbaik dengan menggelar perdamaian dengan mengakui keberadaan daerah masing-masing. 

Di tahun 1531 Masehi tercipta perdamaian yang dikomandoi oleh Syarif Hidayatullah mewakili Kesultanan Cirebon dan Prabu Surawisesa mewakili Kerajaan Pajajaran. Perjanjian ini menyepakati bahwa masing-masing kerajaan berdiri sebagai negara yang merdeka.

Tidak ada penyerangan apapun yang dilakukan kedua belah pihak. Cirebon mengakui keberadaan Kerajaan Pajajaran, dan sebaliknya Pajajaran mengakui keberadaan Cirebon. Pihak Cirebon pun telah menandatangani naskah perjanjian ini adalah Pangeran Pasarean merupakan putra mahkota Cirebon, Fadillah Khan, dan Hasanuddin.

Perjanjian ini memberikan kesempatan kepada Surawisesa untuk mengurusi kembali Kerajaan Pajajaran yang sempat kocar-kacir akibat peperangan yang terus terjadi. Beberapa warisan dari sang ayahnya, Prabu Siliwangi yang hanya tersisa setengah, mulai ia pulihkan kembali.

Walaupun pascaperjanjian ini, hampir sebagian besar wilayah di pantai utara Pulau Jawa lepas. Padahal di beberapa wilayah ini merupakan tempat Kerajaan Pajajaran untuk memperkaya di bidang maritim.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
15 hari lalu

Usulan Provinsi Sunda Terkendala Aspek Sosiologis, DPRD Jabar Soroti Cirebon, Depok dan Bekasi

1 bulan lalu

Kapal Nelayan Cirebon Tenggelam di Perairan Lampung Timur, 1 Tewas dan Nakhoda Hilang

1 bulan lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Gratis Kini Diserbu Calon Siswa dan Orang Tua

3 bulan lalu

Berenang di Sungai Cisanggarrung Cirebon, 2 Pelajar SMP Tenggelam Belum Ditemukan

3 bulan lalu

Pelabuhan Kejawanan Cirebon Dampak Solar Langka, Ratusan Kapal Menumpuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal