Akibatnya, ujar Heri, perahu tidak bisa bergerak maju atau mundur. Kondisi ini terjadi sejak pukul pukul 16.00 hingga dapat di evakuasi petugas pukul 22.00 WIB.
"Berbagai upaya sudah dilakukan hingga berusaha berenang membuka jalur yang tertutup eceng gondok namun tidak berhasil. Kami akhirnya pasrah dan hanya bisa menunggu tim evakuasi datang," ujar Heri.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Purwakarta AKP Jajang Sukandar mengatakan, setelah menerima laporan sekitar pukul 19.00 WIB, tim SAR gabungan melakukan operasi SAR. Sekitar pukul 22.00 WIB, tim menemukan dua perahu berada di tengah waduk.
"Setelah dua jam berusaha membuka jalur yang tertutup eceng gondok, petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas Bandung, dan Tim Rescue Kabupaten Purwakarta, berhasil mengevakuasi 23 wisatawan yang terjebak di Danau Jatiluhur," kata Kasat Polairud Polres Purwakarta.
Ke-23 korban, ujar AKP Jajang Sukandar, dipindahkan ke perahu polairud dari perahu jukung yang sebelumnya dinaiki. "Korban sebanyak 23 orang, dengan perincian 20 dewasa dan tiga anak-anak," ujar AKP Jajang Sukandar.
Kasat Polairud Polres Purwakarta menuturkan, eceng gondok di Waduk Jatiluhur menjadi momok mengerikan. Peristiwa warga terjebak eceng gondok di tengah waduk sudah beberapa kali terjadi.
Diharapkan pihak terkait dapat menemukan solusi agar eceng gondok dapat diminimalisasi agar tidak sampai merenggut korban jiwa. "Ke-23 wisatawan yang sudah berhasil diselamatkan petugas langsung pulang ke rumah masing-masing," tutur Kast Polairud Polres Purwakarta.