Terkait itu, Hengki menegaskan jika mundurnya KBB sebagai tuan rumah bagi 13 cabor tidak ada kaitannya dengan politik atau pun kekalahan istrinya dalam perhelatan Musorkablub. Namun hal itu semata-mata karena kendala utamanya pada sisi ketersediaan anggaran daerah.
"Tidak ada kaitan dengan politik atau pun hasil Musorkablub, tapi memang kondisi keuangan APBD kita sedang sulit," ujarnya.