Untuk mengatasi persoalan ini, tuturnya, Polres Majalengka akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Majalengka untuk meminta distributor menambah pasokan minyak goreng curah. "Kami akan meminta kuota minyak goreng curah ditambah agar tak terjadi antrean," ujarnya.
Di tengah hiruk-pikuk warga Majalengka mencari minyak goreng curah, AKBP Edwin memastikan akan terus melakukan pemantauan. Kapolres berjanji akan menindak tegas praktik curang saat warga begitu membutuhkan minyak goreng curah.
"Kami akan melaksanakan patroli. Sejauh ini kami tidak menemukan penimbunan minyak curah. Polres Majalengka membuka ruang untuk pengaduan masyarakat," ujar AKBP Edwin Affandi.