Keramba Ikan di Waduk Cirata Cianjur Dikuasai Orang Luar, Warga Lokal Gigit Jari

Agus Warsudi
Puluhan ribu keramba ikan memenuhi Waduk Cirata. (FOTO: ISTIMEWA)

Dari sisi lingkungan menyebabkan sedimentasi yang menyebabkan umur bendungan berkurang. Ditambah aliran buangan dari bendungan kini sudah berubah menjadi kawasan industri dan perumahan.

“Banyaknya keramba menyebabkan over produksi dan harga ikan jatuh bisa sampai Rp12.000. Dulu ketika saya bereskan Jatiluhur, orang lokal banyak yang cepat kaya karena harga ikan bisa Rp35.000,” ujar Kang Dedi.

Kondisi Waduk Cirata kini diperparah oleh banyak sampah dari aliran sungai. Belum lagi kawasan hutan di sekitarnya ditebangi sehingga berpotensi longsor.

“Saya berikan saran pada Perhutani agar tidak menanam tanaman yang bisa dipanen tapi tanaman kayu yang tidak bisa diperjualbelikan, karena fungsinya konservasi bukan produksi,” tutur dia.

Kang Dedi berharap fungsi Waduk Cirata kembali dengan hidupnya ekonomi warga lokal. “Sebab logikanya keramba ini untuk mengganti masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan pekerjaannya. Gantinya mereka bisa memelihara ikan di sini,” ucap dia.

Kang Dedi juga berharap rasionalisasi jumlah keramba harus mulai dilakukan agar keramba ikan lebih banyak dimiliki oleh warga lokal sehingga ekonomi terus berputar dan harga ikan relatif menguntungkan.

“Saya minta segera eksekusi, gak usah rasionalisasi ke 7 ribu tapi 15 ribu juga sudah cukup menguntungkan petani lokal. Kemudian KKP memberikan bantuan bibit sesuai dengan apa yang diinginkan oleh petani ikan di sini,” ujar Kang Dedi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembangunan Jalon Tol Puncak Bogor-Cianjur 51 Km, Bupati: Semoga Cepat Terealisasi

57 tahun lalu

Bejat, Ayah di Cianjur Cabuli Anak Tiri dengan Modus Pengobatan

57 tahun lalu

Tergiur Kerja Jadi ART, Gadis Belia asal Cianjur Dijual ke Pria Hidung Belang di BSD

57 tahun lalu

3 Rumah Warga di Perbatasan Cianjur-Sukabumi Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

57 tahun lalu

2 Haji asal Cianjur Meninggal di Makkah, Isak Tangis Keluarga Pecah saat Terima Koper

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal