Mayjen TNI Agus Subiyanto menyatakan, latihan bela diri yang dilakukan bersama-sama juga merupakan implementasi jiwa korsa sesungguhnya.
"Ini (kemampuan bela diri) penting karena kita tentara dididik dan dilatih untuk membunuh atau dibunuh. Jadi bekali diri (dengan ilmu bela diri) jangan mau di-bully," ujar Pangdam Siliwangi.