Dalam laporannya, Tome Pires menyebutkan, orang Sunda sangat jujur, bangsawannya cantik dan tampan, dan penduduknya ramah. Fakta sejarah mencatat, pusat peradaban orang Sunda di dataran tinggi.
Kata Sunda berasal dari kata Sund (Bahasa Sansekerta), artinya bercahaya. Orang-orang Sunda sejak zaman dulu memang berkulit putih bersih dibanding tetangga mereka Jawa dan bangsa India.
Dari catatan sejarah ini dapat tergambar bahwa sejak zaman dulu, penampilan fisik orang Sunda memang berbeda dari penduduk Pulau Jawa lainnya.
Dari Kerajaan Tarumanagara hingga Sunda
Berdasarkan sejarah berdirinya Kerajaan Tarumanaga pada abad ke-5 hingga ke-7, diduga terjadi akulturasi budaya dan percampuran gen antara orang Sunda dengan India, terutama ras Aria.
Notabene, pendiri Kerajaan Tarumanaga merupakan pedatang dari India, tepatnya Kerajaan Palawa dan Salankayana. Mereka meminta perlindungan dari Kerajaan Salakanagara karena negeri mereka diserang oleh musuh Maharaja Gupta dari Kerajaan Magada.