Kenapa di Jawa Barat Tidak Ada Candi, Karena Yakin kepada Sang Hyang Jati Tunggal

Agus Warsudi
Candi Cangkuang, Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut. (FOTO: Tripadvor)

Sedangkan Candi Ronggeng dan Ranceug Weusi di Ciamis, hanya temuan berupa lempengan batu lingga yoni. Sampai sekarang kedua candi itu masih dalam proses rekonstruksi yang dikerjakan para ahli arkeologi.  

Begitu juga Candi Bojongmenje di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, hanya berupa lempengan batu-batu. Menurut para arkeolog, batu-batu itu bagian dari bekas bangunan candi yang pernah berdiri di sana.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut penyebab di Tanah Sunda tidak terdapat bangunan candi Hindu dan Budha:

Sistem Kepercayaan Sendiri

Terdapat dua alasan logis mengapa masyarakat Sunda kuno tidak mengenal bangunan candi sebagai tempat pemujaan. Walaupun masyarakat Sunda zaman dulu selama berabad-abad, berada dalam kekuasaan kerajaan bercorak Hindu dan Budha.

Pertama, faktor sosial dan ekonomi masyarakat Sunda kala itu sebagai peladang atau huma. Karakteristik masyarakat peladang yang sering berpindah-pindah tempat menjadikan masyarakat Sunda kala itu tidak sempat untuk membangun, memelihara, dan melakukan kegiatan ritual di candi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kenapa Jawa Barat Menggunakan Bahasa Sunda? Ini Jawabannya

57 tahun lalu

Sosok Ganjar Jadi Inspirasi Ratusan Perempuan Milenial di Jawa Barat

57 tahun lalu

Elektabilitas Melesat, Ridwan Kamil Dinilai Capres Pilihan Warga Jawa Barat 

57 tahun lalu

15 Anak di Jawa Barat Meninggal akibat Gangguan Ginjal Akut 

57 tahun lalu

Sejarah Kesenian Sisingaan Khas Jawa Barat, Ekspresi Perlawanan Rakyat Subang terhadap Penjajah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal