Kemenag Jabar Siapkan Mitigasi untuk Selamatkan 5.000 Santri Ponpes Al Zaytun

Ervan David
Ponpes atau Ma'had Al-Zaytun di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jabar menyiapkan mitigasi untuk menyelamatkan 5.000 santri Ponpes Al Zaytun. Langkah ini dilakukan setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) merekomendasikan penutupan ponpes yang dipimpin Panji Gumilang tersebut.

Rekomendasi MUI tersebut pun didukung oleh pemerintah jika benar terbukti Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun mengajarkan pendidikan menyimpang serta bertentangan dengan syariat Islam.

Saat ini, Kanwil Kemenag Jabar masih menunggu kepastian keputusan pemerintah pusat terkait nasib Ponpes Al Zaytun di Desa, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu tersebut.

Diketahui, walaupun Ponpes Al Zaytun dan pimpinannya, Panji Gumilang alias Abu Toto menuai polemik dan kontroversi, pesantren itu masih menerima peserta didik baru.

Pelaksana harian (plh) Kepala Kanwil Kemenag Jabar Ali Abdul Latief mengatakan, Kemenag Jabar mencatat jumlah santri di Ponpes Al Zaytun pada periode 2022-2023, lebih dari  5.000 orang. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eks Panglima NII Bongkar Awal Pendirian Ponpes Al-Zaytun Indramayu, Ini Katanya 

57 tahun lalu

Wali Santri Al Zaytun Laporkan 2 YouTuber ke Polda Jateng, Tak Terima Isi Konten

57 tahun lalu

Bareskrim Rampung Periksa Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang

57 tahun lalu

Akhiri Polemik Al Zaytun, Ridwan Kamil Minta Laporan Pidana Panji Gumilang Diproses

57 tahun lalu

Gubernur Jabar Setuju Ponpes Al-Zaytun Dibubarkan tapi Perhatikan Hak Santri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal