"Beliau suka membantu warga di sini, dia itu suka masukin warga untuk bekerja di setiap ada perusahaan baru di wilayah Sukalarang. Selain banyak membantu warga beliau sebagai kemanan di kampung kami, kita sekarang merasa kehilangan," ujarnya kepada wartawan, Senin (27/9/2021).
Almarhum, kata Sobari meninggalkan istri dan tiga anak. Dua anaknya sudah berkeluarga satu lagi baru masuk Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sementara itu terpantau, sejumlah personel dari Polres Sukabumi Kota bersenjata lengkap masih berjaga-jaga di sekitar lokasi bentrokan. Tidak hanya itu, sejumlah aparat keamanan berpakaian preman pun nampak hadir di lokasi. Kehadiran aparat untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.