Keberadaan TPST Cilame KBB Dikhawatirkan Cemari Sumber Mata Air Warga

Adi Haryanto
Warga Kampung Cikupa, Desa Cilame, Ngamprah, KBB, memasang spanduk penolakan terhadap rencana pembangunan TPST di wilayah mereka. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Tokoh masyarakat Ngamprah, Dadang Alamsyah menilai, Pemda KBB tidak cukup hanya satu kali melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pembangunan TPST. Informasi yang diberikan harus lengkap dan jelas sehingga tidak ada miskomunikasi. Terlebih kehadiran lahan tempat pembuangan sampah ataupun pemakaman umum biasanya selalu ada pro kontra. 

"Kunci dari terlaksananya pembangunan TPST ada di tangan masyarakat. Sebab semua izin tidak bisa keluar, tanpa ada izin masyarakat meski tanah yang dipakai punya pemda. Kalau dianggap ramah lingkungan buktikan, tapi kalau masyarakat menolak, aspirasinya juga harus didengar," tuturnya. 

Diberitakan sebelumnya, warga Cikupa, Desa Cilame menolak pembangunan TPST dengan memasang belasan spanduk yang terpasang di sepanjang Jalan Garuda, tepat di depan lokasi pembangunannya. Menurut rencana TPST di Cikupa dapat mengolah sampah menjadi, pelet pakan ikan, briket sampai magot. Namun warga menolak karena lokasinya dekat permukiman.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Modus Ubah Aura dengan Mandi Kembang, Pria di Cikalongwetan KBB Cabuli Mamah Muda

57 tahun lalu

Disdik KBB Klaim Selama MPLS Tak Muncul Kasus Perpeloncoan di Sekolah

57 tahun lalu

Pembangunan TPST Cilame Dinilai Tergesa-gesa, Kades: Jangan Dipaksakan, Warga Masih Menolak

57 tahun lalu

TPST Cilame Bakal Dibangun Oktober 2022 padahal Ditolak Warga, Ini Alasan Pemda KBB

57 tahun lalu

Warga Ngamprah KBB Tolak Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal