"Dugaanya intinya motornya kurang safety di perkabelan, tangki motor bocor dan ada tetesan BBM. Jadi pas mau dihidupkan menyala (mengeluarkan api)," katanya.
Heri menambahkan, api yang membesar dari motor lalu membakar bagian atap dan plafon perkantoran SPBU, terutama bagian AC dan perkabelan.
"Sekitar 30 menit penanganan menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan APAB (Alat Pemadam Api Berat), jadi sebelum kami datang, api sudah tertangani jadi tidak terlalu merembet kemana-mana," ucapnya,
Heri menambahkan, hingga saat ini jumlah kerugian yang dialami korban masih dalam perhitungan. Namun untuk SPBU yang mengalami kebakaran saat ini sudah aman dan kembali beroperasi seperti biasa.