Kasus Warga Pangandaran Tewas di Lembaga Rehabilitasi Jiwa, 23 Saksi Diperiksa

Tim iNews
Kapolres Pangandaran AKBP Dr Andri Kurniawan saat memberikan keterangan. (Foto: iNews)

“Alhamdulillah, kami dari tim kuasa hukum Jabar Istimewa sangat mengapresiasi sekali kinerja Polres Pangandaran, karena prosesnya berjalan sangat cepat,” ujar Ai Giwang Sari, Senin (22/9/2025).

Meski begitu, pihak keluarga tetap menuntut penyelidikan yang adil, transparan, dan tuntas. Mereka berharap kasus ini benar-benar diusut hingga terang benderang.

Kuasa hukum juga menyoroti kondisi lembaga rehabilitasi yang dianggap tidak layak. Sejumlah ruangan disebut tanpa kasur, hanya beralaskan tikar.

Yang lebih mengejutkan, pengawasan terhadap ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dilakukan bukan oleh tenaga profesional, melainkan eks-ODGJ yang disebut sebagai “sahabat mandiri.”

Korban sendiri sudah berada di lembaga rehabilitasi tersebut selama lebih dari tiga bulan. Keluarga sempat menerima foto dari pihak pengelola, namun kondisi korban terlihat jauh lebih kurus dibanding awal masuk.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bikin Heboh! Perempuan di Pemalang Lempari Kereta Api dengan Batu, Ternyata ODGJ

57 tahun lalu

Siswi SD di Pangandaran Bolos Sekolah 2 Minggu Gegara Kecanduan Game di HP, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Oknum Guru Ngaji Cabuli 7 Siswi di Pangandaran hingga Trauma

57 tahun lalu

Tragis! ODGJ Tewas Mengenaskan di Tempat Terapi Pangandaran, Keluarga Lapor Polisi

57 tahun lalu

Viral Pria di Jember Dibacok Celurit di Kantor Wifi, Pelaku Diduga ODGJ

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal