Kang Dedi menilai sudah sejak dulu konsekuensi pembangunan adalah selalu ada daerah yang dikorbankan. Hanya saja setelah pembangunan terealisasi, warga di daerah yang dikorbankan selalu tidak bisa menikmati hasilnya.
"Misalnya satu daerah dibangun dan satu daerah diambil sumber alamnya. Namun sering kali, daerah yang dikorbankan tidak menikmati hasilnya," tutur Kang Dedi.
Terkait masalah di Wadas, Kang Dedi Mulyadi meminta warga mendapat kompensasi yang berimbang dengan pembangunan. "Bukan hanya uang tapi juga ruang untuk mereka hidup," tuturnya.
Selain itu, kata Kang Dedi, pemulihan pascapembangunan juga harus dipertimbangkan. Pemerintah harus transparan dan menjelaskan secara komprehensif kepada warga mengenai dampak pembangunan bendungan dan pengambilan sumber daya alam batu andesit.
"Harus ada reklamasi bagi warga sekitar juga. Lalu ada jaminan bagi warga terdampak untuk tetap hidup baik di lingkungannya karena mereka berkorban demi pembangunan," ucap Kang Dedi.