Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, ujar AKP Agung Tri Poerbowo, masih melakukan penyelidikan. Mungkin ke depan akan ada lagi korban-korban yang lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, tiga orang yang telah mendapatkan tagihan dari bank.
"Kami imbau kepada masyarakat Tasikmalaya untuk berhati-hati. Saat ini, modus-modus penipuan banyak sekali macamnya," ujar AKP Agung Tri Poerbowo.
Diberitakan sebelumnya, korban dugaan penipuan pembuatan buku rekening baru dan kartu ATM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dari 22 bertambah menjadi 48 orang. Para pelajar dan warga yang menjadi korban melapor ke Polsek Cihideung, Sabtu (8/1/2022).
Beberapa korban ada yang mendapatkan tagihan dari bank dan ada juga rekening korban yang digunakan untuk tindakan kejahatan penipuan. Bahkan korban mengaku membuat rekening baru di empat bank berbeda.
Mita Apriliyanti (18) korban, mengatakan, bukan hanya pelajar yang jadi korban penipuan pembuatan buku rekening baru ini, ada juga orang dewasa, ibu-ibu dan bapak-bapak warga kampung.