Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Pria Berinisial SIS Berstatus Saksi, Tidak Ditahan

Agus Warsudi
Pria berinisial SIS yang sempat diamankan dan diperiksa telah dilepaskan. Dia tidak cukup bukti terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. (FOTO: ISTIMEWA/YUDY HERYAWAN JUAND)

Ditanya tentang hubungan antara korban dengan SIS, kenal atau tidak, Kombes Pol Ibrahim Tompo menolak memberikan keterangan. "Data ini (hubungan antara korban dengan SIS) kami tidak ekspos ya, karena ini bagian dari informasi yang dikecualikan untuk tidak diekspos. (Sis kenal dengan korban?) Data tersebut belum kami ekspos juga," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Kabid Humas Polda Jabar menyatakan, penyidik Ditreskrimum Polda Jabar dan Satreskrim Polres Subang tetap berusaha untuk melakukan progres penyelidikan dan pendalaman terkait pengungkapan kasus pembunuhan di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Subang yang terjadi pada Kamis 18 Agustus 2021 lalu.

Penangkapan terhadap SIS dilakukan setelah penyidik melakukan beberapa hal, termasuk mengumpulkan petunjuk. Dari petunjuk itu, diperoleh informasi dan pengembangan bahwa ada seseorang yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat pembunuhan terhadap korban Tuti dan Amel terjadi.

Yang pasti, tutur Kombes Pol Ibrahim Tompo, nama SIS sudah dipegang oleh penyidik. Kemudian dikembangkan sampai informasi didapat bahwa yang bersangkutan ikut kapal dari Cilacap menuju Kalimantan. Statusnya sebagai anak buah kapal (ABK) tapi bukan ABK tetap, hanya ikut di kapal tersebut.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Terkini Rumah TKP Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Ditumbuhi Semak Belukar

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Pria Diduga terkait Pembunuh Ibu dan Anak di Subang

57 tahun lalu

Prihatin, Sekeluarga di Subang Tinggal Gubuk Reyot dengan Balita Stunting

57 tahun lalu

Pria Berinisial SIS Ditangkap terkait Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Ini Kata Keluarga Korban 

57 tahun lalu

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Kuasa Hukum: Yosef Tidak Kenal dengan SIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal