Kasus Pembacokan Pak Ogah di Cimahi, Pelaku Kesal Pernah Diusir Korban

Ferry Bangkit Rizki
Kasus pembacokan Pak Ogah di Cimahi dipicu gegera pelaku pernah diusir korban. (Foto: Ilustrasi)

CIMAHI, iNews.id - Kasus pembacokan terhadap sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) atau biasa disebut Pak Ogah di Kota Cimahi, diduga karena pelaku kesal pernah diusir korban. Dengan begitu, kasus pembacokan itu terjadi lantaran dipicu persoalan sebelumnya.

Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan, polisi sudah menetapkan BQR alias Isuy sebagai tersangka pembacokan terhadap Latief Nurochman (28), supeltas. 

Setelah dilakukan pendalaman ternyata tersangka sebelumnya pernah diusir korban dari persimpangan Jalan Encep Kartawiria-Ciawitali, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi yang merupakan lokasi korban setiap hari menajalankan aktivitasnya.

"Jadi motifnya selain kesal hari itu. Sebelumnya setelah kita dalami pelaku pernah diusir oleh korban ketika berada di depan rumah makan (TKP). Namun penyidik masih terus melakukan pendalaman apakah ada motif lain dan sebagainya," ujar Aldi di Mapolsek Cimahi, Selasa (31/10/2023).

Sebelumanya, tim gabungan Polres dan Polsek Cimahi sudah menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam peristiwa pembacokan itu. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi baru menetapkan satu orang tersangka yakni BQR. Sedangkan sisanya masih sebagai saksi.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Pembacokan Pak Ogah di Kota Cimahi Terungkap, Pelaku Tertangkap 

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

57 tahun lalu

IRT Tukang Pijat di Palangka Raya Dibacok Tetangga, Kedua Tangan Nyaris Putus

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Motif Suami Bacok Istri dan Mertua hingga Tewas di Mojokerto

57 tahun lalu

Ngeri! Pria di Bandung Tewas dalam Kontrakan, Diduga Dibacok OTK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal