Kasus Nagreg, Puspomad Masih Selidiki Motif Oknum TNI AD Buang Sejoli ke Sungai Serayu

Ii Solihin
Danpuspomad Letjen TNI Chandra Sukotjo memberikan keterangan terkait perkembangan penyidikan kasus tabrak lari di Nagreg yang melibatkan tiga oknum TNI AD. (Foto: iNews/II SOLIHIN)

GARUT, iNews.id - Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad) masih menyelidiki motif tiga oknum TNI AD, Kolonel Infanteri P, Kopda DA, dan Kopda AS, membuang korban tabrak lari, Handi Saputra (16) dan Salsabila (14) ke Sungai Serayu, Jawa Tengah. Sampai saat ini motif pelaku dan siapa yang memerintahkan belum terungkap.

Komandan Puspomad (Danpuspoman) Letjen TNI Chandra Sukotjo mengatakan, penyidik masih melakukan penyelidikan atas kasus itu. Motif para pelaku membuang korban Handi dan Salsabila ke Sungai Serayu belum diketahui. Penyidik juga masih mendalami siapa yang memerintahkan para pelaku membuang korban.

"Kalau untuk motivasi, ini sedang diungkap oleh para penyidik. Tidak bisa saya ungkapkan karena sedang dalam proses penyidikan. Nanti akan disampaikan," kata Danpuspomad di rumah duka Handi Saputra, Kampung/Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Senin (27/12/2021).

Ketiga oknum TNI AD pelaku tabrak lari dan pembuangan korban ke Sungai Serayu, ujar Letjen TNI Chandra Sukotjo, dipastikan akan dikenakan pasal berlapis akibat perbuatannya. Antara lain, Pasal 340 KUHPidana juncto Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana. 

Di persidangan militer nanti, ujar Danpuspomad, diharapkan dapat terungkap pelaku yang menjadi dalang perbuatan keji itu, membuat korban Handi dan Salsabila ke Sungai Serayu. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Nagreg, soal Pemecatan 3 Oknum TNI AD, Ini Kata KSAD Jenderal Dudung

57 tahun lalu

Kasus Nagreg Bandung, Danpuspomad: Mobil yang Menabrak Handi-Salsabila Milik Kolonel P

57 tahun lalu

Kunjungi Rumah Duka Korban Nagreg, KSAD Disambut Isak Tangis Keluarga Salsabila

57 tahun lalu

Kunjungi Keluarga Korban Nagreg, KSAD Jenderal Dudung: Proses Hukum Tegas dan Transparan

57 tahun lalu

Sejoli Tewas Ditabrak Oknum TNI di Nagreg, Partai Perindo Apresiasi Tindakan Tegas Jenderal Andika Perkasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal