"(Jasad) ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB, saat orang mau beli gorengan," kata Kapolsek Arcamanik kepada wartawan melalui telepon seluler (ponsel).
Saat ditemukan oleh warga, ujar Kompol M Zuhdi, jasad wanita tanpa identitas itu mengenakan sweater hitam, celana jins biru muda, dan sepatu warna krem. Korban berambut agak panjang sebatas punggung.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi petugas Unit Inafis Polrestabes Bandung dan Polsek Arcamanik, di tubuh wanita tersebut ditemukan luka di kaki.
"Yang tadi jelas saya melihat di kaki ada tato, gambarnya belum jelas, masih ke tutup celana. Ada luka di kaki, jari-jarinya. Tapi gak tahu apakah itu kecelakaan atau karena apa," ujar Kompol M Zuhdi.
Kapolsek Arcamanik menuturkan, di pakaian korban, petugas tidak menemukan identitas apapun. Terkait usai, Kapolsek belum bisa memastikan. "Kelihatannya kecil (masih muda). Tapi untuk umurnya berapa, kami belum tahu," tutur Kapolsek.
Kompol M Zuhdi juga belum dapat menyimpulkan apakah wanita tersebut korban pembunuhan atau bukan. Petugas Polsek Arcamanik menunggu hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim Inafis Polrestabes Bandung dan autopsi petugas forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung.
"Kami belum tahu (wanita itu korban pembunuhan atau bukan). Apakah dibuang (mayatnya) di situ atau gimana. Sekarang jasadnya sudah di bawa ke (RS Bhayangkara) Sartika Asih untuk diautopsi," ucap Kompol M Zuhdi.