"Sekitar pukul 11.42 WIB, tim klinik sampai di TKP dan langsung mengevakuasi bayi untuk diperiksa. Setelah diperiksa tanda vital oleh dokter dinyatakan telah meninggal dunia," kata Senior Manager Industrial PT SLI kepada MNC Portal Indonesia (MPI).
Kemudian, ujar Agus Rusyana, petugas Polsek Ligung datang, disusul Satreskrim Polres Majalengka dan tim Inafis untuk melakukan pemeriksaan terhadap mayat bayi.
Sekitar pukul 14.30 WIB, terduga pembuang bayi diantar oleh manajernya ke klinik, dan langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan. "Terduga serta janinnya sudah dibawa ke RS Cideres," ujar Agus Rusyana.
PT SLI, tutur Agus Rusyana, prihatin atas kasus yang dialami karyawan. Pelaku pembuang bayi malang itu, karyawan PT SLI. Terkait konsekuensi atas perbuatannya, perusahaan masih menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian.
"Pertama kami sampaikan keprihatinan atas kejadian ini. Sampai saat ini terduga (pembuang mayat bayi) masih tercatat sebagai karyawan kami. Terkait keputusan lanjutan, kami masih menunggu hasil dari kepolisian. Yang jelas, hubungan kerja masih berjalan, terlepas dari tindakan yang bersangkutan," tuturnya.