Kasus Kapal Tenggelam, Keluarga ABK asal Majalengka Minta Perusahaan Tanggung Jawab

Inin nastain
Anto berharap Rivaldi bisa segera ditemukan dan dibawa pulang. (Foto: iNews.id/Inin Nastain)

MAJALENGKA, iNews.id - Suasana duka menyelimuti keluarga Anto, warga Desa Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Salah satu anaknya, Muhammad Rivaldi menjadi korban kapal Lu Peng Yuan Yu 028 yang tenggelam di Samudera Hindia, 16 Mei lalu.

Rivaldi, pemuda berusia 20 tahun itu diketahui mulai bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di kapal tersebut sekitar 5 bulan. Dia memulai bekerja sebagai ABK dengan mendaftar melalui PT yang ada di Cirebon. 

"Anak saya mulai kerja pertengahan Bulan Desember 2022 melalui PT di Cirebon. Waktu awal keberangkatan, saya nganterin ke PT. Bahkan saya nitipin anak saya," kata Anto kepada wartawan.

Respons pihak perusahaan sendiri terbilang cukup bagus. Mereka berjanji akan memberi kabar ketika terjadi sesuatu pada kapal mereka.

"Mereka (pihak PT) meminta saya nggak usah khawatir karena PT-nya resmi dan kalau ada apa-apa pasti dikabari. Kalau bekerjanya di China, karena memang jadi ABK di Kapal China," kata Anto, Rabu (24/5/2023).

Janji perusahaan yang akan memberi kabar ketika terjadi sesuatu, bukan isapan jempol. Anto mengaku dirinya dihubungi pihak perusahaan, saat kapal tempat anaknya bekerja mengalami kecelakaan, tenggelam.

"Info awalnya langsung dari PT, saya dipanggil langsung waktu hari Jumat (19/5/2023). PT mengatakan bahwa atas nama Muhamad Rivaldi menjadi salah satu korban kapal tenggelam. Di situ disertai juga nama kapal dan nomor registrasi nya, tapi saya lupa nomornya," kata dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
3 tahun lalu

ABK asal Majalengka Tenggelam Bersama Kapal China, Keluarga Harap Pemulangan Korban

15 jam lalu

Update KM Nurul Salsa Tenggelam di Polassi Selayar, 46 Dievakuasi, 1 Tewas dan 23 Hilang

15 jam lalu

Kapal Motor Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Polassi Selayar, 23 Penumpang Hilang

9 hari lalu

Kapal Pompong Tenggelam di Siak Riau, Pegawai Bea Cukai Tewas dan 3 Orang Hilang

11 hari lalu

Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Buton, 3 ABK Selamat usai 10 Jam Terombang-ambing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal